[Translate] Ketakutan Membawa Setan

 

 

(Part 17)

 

"Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis. Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi." Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. ~ Ayub1:6-8

Lihat bahwa Allah membuat pengakuan yang baik mengenai Ayub. Tetapi Dia tahu Ayub melakukannya dalam ketakutan. Ketakutan akan membawa setan pada adegan setiap waktu, karena dia telah dibuang dari sorga, dan dia mengelilingi dan menjelajah seperti singa yang mengaum mencari siapapun yang dapat ditelannya. Itulah mengapa anda harus melawan ketakutan seperti ular derik. Melawannya dengan Firman Allah.

Jika anda mengalami tekanan atau depresi dalam diri anda, itu artinya anda memiliki ketakutan dalam hidup anda, dan anda perlu menyingkirkannya dengan Firman Allah.

Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa  Ayub takut akan Allah Bukankah Engkau yang membuat pagar  sekeliling dia  dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri  itu. Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu. ~ Ayub 1:9-11

Ayub sendiri yang menurunkan pagar yang melindungi dia karena karena dia tidak berjalan dalam iman melainkan ketakutan. Maka hasilnya, Allah sudah tidak memiliki hak secara legal untuk melindunginya. Ayublah yang mengijinkan pendakwa saudara – saudara untuk menggugatnya..

Jika anda berkeliling mengatakan “Aku hanyalah seperti Ayub tua yang malang. Aku menderita bagi Tuhan. Allah mengujiku.” Anda perlu membaca Yakobus 1:13. Allah tidak mencobai manusia. Dan Allah tidak mencobai Ayub. Allah tetap sama dimasa Ayub, dimasa perjanjian baru, dan dimasa sekarang.

 

By: Ed Dufresne

Translate: Eunice Debora Remeeus

 

 

Popular posts from this blog

[TRANSLATE] Klausa 1: Tidak Mengampuni

Mazmur 116:7