[TRANSLATE] Terinspirasi Oleh Anak Kecil

 

 (Part 1)

Inspirasi buku ini datang dari anak saya, Stephen. Seperti kebanyakan pelayan, saya mendapatkan pewahyuan dan bahkan kothbah dari hal – hal yang anak saya katakan dan lakukan.

 Belum lama ini, Stephen, istri saya, dan saya pergi ke Anaheim, dimana kam akan berpartisipasi dalam sebuah pertemuan camp. Kami masuk ke hotel dekat Disneyland. Mereka memberikan ruangan yang sangat bagus, kamar dua ranjang. Satu ranjang untuk Stephen dan ranjang utama untuk saya dan Nancy

Ruangan Stephen memiliki set TV sendiri, jadi Stephen pergi ke kamarnya sendiri dengan tas duffelnya (duffel: tas dengan tali tebal di bagian atas untuk menutupinya) yang dia bawa. Dia mulai membongkar semua mainannya, menumpuknya pada laci dibawah TV.

Selayaknya anak umur 5 tahun, ia memilki banyak mainan truk, truk 4 roda, truk besar, dan truk kecil, ditambah tembakan dan lainnya. Setelah dia puas dan selesai mengatur mainan, dia mengambil lencana sherrifnya dan menyandarkan di depan mainan – mainannya.

Saya tidak ada disana saat dia melakukannya tetapi ibunya ada disana. Dia mendapatkan perhatiannya, menunjuk pada lencana dan berkata: “Ibu, apa kau tahu arti lencana tersebut? Itu artinya, jangan sentuh barangku.”

Setelah itu Nancy berkata, “Kau tahu apa yang Stephen katakan hari ini?”. Saat dia bercerita mengenai lencana, rambut di belakan kepala saya berdiri. Roh Allah datang pada saya dan Tuhan berkata: “Aku telah memberikan umatKu lencana otoritas dan itu adalah Nama Yesus. Saat mereka menggunakan lencana tersebut, mengerti otoritas yang mereka bawa, mereka memiliki hak untuk berkata “iblis jangan sentuh barangku!!”

Apakah anda tahu “barang” anda? Itu adalah keluargamu, uangmu, barang – barangmu, rumahmu, kesehatanmu, dan apapun yang anda miliki.

Contohnya, anda harus katakana pada iblis untuk melepaskan tangannya dari anggota keluarga yang tidak aman, melepaskan dan membiarkan mereka pergi di dalam Nama Tuhan Yesus. Tetapi anda harus percaya saat anda mengatakannya. Jika anda tidak percaya maka tidak menghasilkan apa – apa. Stephen kecil percaya dibalik lencana sherrifnya ada otoritas

Berapa banyak dari anda yang takut ketika anda menyetir dan ada lampu merah yang terang mengikuti anda?  Anda pasti berpikir  “Apakah saya melanggar batas kecepatan?” mengapa anda takut? Karena anda tahu petugas polisi memiliki otoritas. Dia memiliki lencana yang berkata demikian. Lencana tersebut memberinya otoritas. Negara atau kotanya akan menyokongnya. Anakku mengidentifikasinya dengan lencana sherrifnya yang merepresentasikan otoritas. Dia menaruhnya di depan mainannya dan berkata “Itu artinya jangan sentuh barangku” 


By: Ed Dufresne

Translate: Eunice Debora Remeeus

*****


God give us His badge of authority and we just have to believe it

Popular posts from this blog

[TRANSLATE] Klausa 1: Tidak Mengampuni

Mazmur 116:7